Manusia memiliki karakter yang berbeda-beda dan umumnya karakter seseorang berhubungan dengan gaya kepimimpinannya,namun kebanyakan orang tidak menyadari hal itu.Banyak kasus seperti pegawai dimarahin oleh atasan,anggota dimarahin oleh ketua,menurut kami itu semua karena anggota atau pegawai terssebut kurang memahami gaya kepimipinan atasan atau ketunya,oleh karena itu kami disini membantu untuk mengenali gaya kepemimpinan seseorang melalui karakter yang dimiliki.
Benefit :
1. Kita dapat mengenali gaya kepimipinan seseorang dari karakter yang mereka miliki.
2. Kita dapat mengatasi hambatan-hambatan yang timbul dari sifat leader,karena kita sudah mengetahui gaya kepemimpinannya
3. Kita dapat mencocokkan tentang attitude yang nantinya harus kita lakukan kepada seorang leader
Gaya kepemimpinan, pada dasarnya mengandung pengertian sebagai suatu perwujudan tingkah laku dari seorang pemimpin, yang menyangkut kemampuannya dalam memimpin. Perwujudan tersebut biasanya membentuk suatu pola atau bentuk tertentu
Tujuan: untuk mencocokkan karakteristik seseorang dengan gaya kepemiminannya karena karakter berhubungan erat dengan tipekal gaya kepemimpinan seseorang.
Tipekal kepemimpinan:
1. Tipe Otokratis
2. Tipe Militeristis
3. Tipe Paternalistis
4. Tipe karismatik
5. Tipe demokratis
Penjelasan:
1. Tiepe Otokratis
a. Menganggap organisasi sebagai pemilik pribadi;
b. Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi;
c. Menganggap bawahan sebagai alat semata-mata;
d. Tidak mau menerima kritik, saran dan pendapat;
e. Terlalu tergantung kepada kekuasaan formalnya;
f. Dalam tindakan pengge-rakkannya sering memperguna-kan pendekatan yang mengandung unsur paksaan dan bersifat menghukum.
2. Tipe Militeristis
a. Dalam menggerakan bawahan sistem perintah yang lebih sering dipergunakan;
b. Dalam menggerakkan bawahan senang bergantung kepada pangkat dan jabatannya;
c. Senang pada formalitas yang berlebih-lebihan;
d. Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan;
e. Sukar menerima kritikan dari bawahannya; Menggemari upacara-upacara untuk berbagai keadaan.
3. Tipe Paternalistis
A. menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa;
b. bersikap terlalu melindungi (overly protective);
c. jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan;
d. jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil inisiatif;
e. jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan daya kreasi dan fantasinya; dan sering bersikap maha tahu.
4. Tipe Karismatik
a. Dapat mempengaruhi seseorang
b. Mau memberikan kesempatan pada bawahannya untuk mengambil keputusan
c. Mau menerima kritik dan saran dari orang lain
d. Dalam tindakan penggerakannya sering menggunakan pendekatan yang bersifat social
e. disenangi banyak orang
f. memiliki pengikut
5. Tipe Demokratis
a. dalam proses penggerakan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia itu adalah makhluk yang termulia di dunia;
b. selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dengan kepentingan dan tujuan pribadi dari pada bawahannya;
c. senang menerima saran, pendapat, dan bahkan kritik dari bawahannya;
d. selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan teamwork dalam usaha mencapai tujuan;
e. ikhlas memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada bawahannya untuk berbuat kesalahan yang kemudian diperbaiki agar bawahan itu tidak lagi berbuat kesalahan yang sama, tetapi lebih berani untuk berbuat kesalahan yang lain;
f. selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses daripadanya;
g. berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin.
0 comments:
Post a Comment